Alkisah Gue Berubah Jadi Seorang "Model"

Sabtu, Juli 11, 2015
Bercerita soal pengalaman berbuah... ups maksudnya mengkonsumsi buah, tanya gue dong :p yup! karena gue punya pengalamannya... that means sampai sekarang akhirnya aku mencintai buah-buahan. 

Ceritanya begini...

Dahulu aku termasuk cewek chubby alias gendut dengan lemak di sana sini, hal ini so pasti dikarenakan gaya hidup gue yang demen sama 'makanan kotor' , jarang minum, dan tidak mau menyentuh sayuran dan buah plus gue juga jerawatan. *maaf bukan bermaksud malu menampilkan foto jaman dulu, tapi koleksi foto di hardisk lenyap semua :( *

Bagaikan tamparan... waktu itu umur gue menginjak 24 tahun dan gue deket ama seorang cowok *yeay... gue termasuk cewek normal yang tertarik sama cowok :D * Dubileee... pengen banget punya pacar, sampai seumur itu gue belum pernah dapet pacar :( can you imagine?

Hingga suatu malam gue intropeksi diri, bagaikan dapat ilham akan permasalahan gue. Memang gue saat itu lagi deket sama seorang cowok, iya sejurusan dan sering banget sekelas. Aha! kini gue tau penyebabnya, si Tomo enggan melirikku yang bertubuh tambun walau aku orangnya tinggi, berjerawat parah padahal sudah kuterapi dengan pasta gigi tiap malamnya, dan mempunyai kulit yang kasar. Aih, cewek macam apaan aku ini. Iyalah... aku sangat anti dengan ya namanya buah-buahan.. no no no no way, tidak mau BUAHHHHH....

Esoknya ketika aku ke perpustakaan untuk mencari literatur, di atas meja kulihat buku mengenai manfaat buah *beneran lupa apa ya judul pastinya*. Dan ketika aku berjalan di lorong perpustakaan, lagi-lagi aku diperlihatkan buku berkaitan dengan buah yang jatuh di lantai. Ok, ok, aku akan berubah *janji*. Aku akan belajar makan buah. Nah inilah saatnya perubahan itu dimulai, and....

Dear Diary,

Diary, aku benci akan tubuhku yang bikin mata kelilipan ketika memandangku ggrrr... Jujur aku menaruh hati ke Tomo *aih apa inikah yang dinamakan jatuh cinta* *blushing* Tapi... mengapa seakan Tomo tidak menganggapku? Bahkan aku telah berusaha menarik perhatiannya dengan sering mondar-mandir di hadapannya, mengirim SMS lucu-lucu yang kala itu sedang "musim", dan meminjam catatannya yang terkenal rapi dan lengkap. 

Aku berniat merubahnya Diary... suer... aku janji deh sama Diary, nanti loe akan kuceritain kok. Hmm.. Di (panggilan untuk Diary), mungkin inilah yang dikatakan ilham atau penglihatan atau apalah. Aku harus menyukai dan terutama memakan buah. Aku dapat info kalau buah itu bagus banget *benernya sih gue uda tau, cuman... gue masih trauma Di. Habisnya, waktu gue kecil dikasih mami jeruk eh bijinya tanpa sengaja kegigit ama gue dan pahitnya ampyuunnn...hoeeekkk. Trus lagi Di, semangka.. ya semangka hih.. bulu kuduk gue sampe berdiri denger kata semangka. Soalnya Di, biji-biji semangka dulu gue telen semua, gue pikir dimakan sekalian, dan sepupu gue bilang: "gile lu, makan semangka pake biji, ntar pohon semangka tumbuh di kepala lu lo..." dan gue yang masih SD kelas 2 waktu itu menangis sejadi-jadinya dan ya beginilah... akhirnya gue trauma dan anti buah. 

Gini Di, gue mau nyoba makan buah lagi ya, soalnya kemarin pas gue ke supermarket, gue ketemu sama buah yang segar, cantik, besar, dan tester nya manis, plus mbak SPG nya juga manis lo... Gue langsung nyomot pisang berstiker SUNPRIDE Di. Udah dulu ya Di, mau browsing ke sunpride dulu :D

Hasil jalan-jalanku ke website sunpride Di, kuceritain ya....
Asal muasalnya Sunpride hanya menanam pisang untuk pasar ekspor. Hmm... beruntung ada sisa ekspor yang dijual untuk pasar lokal sini di bawah naungan PT. Sewu Segar Nusantara *pantesan aku hanya sering menemukan produk sunpride jenis pisang cavendish saja*  Pisang cavendish seringkali dianggap sebagai pisang dari Filipina ahkan ada yang menyebut pisang plastik hahaha... karena bentuknya seperti pisang ambon namun kulitnya mulus mengkilap bersih.
Sebenarnya ada 3 merek, yaitu Sunpride, Sweety, dan Sunfresh, iya betul Di, tadi sempat melihat ada tulisan sunfresh. Namun untuk sweety dan sunfresh tidak diekspos karena hanya sunpride yang berkualitas no. 1.


Day 1 
Halo Di, pagi ini cerah sekali ya, bikin aku semangat bangun lebih pagi. Iya, gue ingat kok, gue akan memulai untuk mengkonsumsi buah, khan kemarin uda beli. Pagi ini gue sarapan dengan pisang cavendish dari sunpride. Rasanya manis, creamy, dan mengenyangkan Di. Terus kulit pisangnya tidak serta merta gue buang, karena gue punya problem jerawat. Gue gosok wajah dengan bagian dalam kulit pisang terutama area yang berjerawat dan tau ngga kamu Di, wow magic! kulit pisangku berubah jadi kehitaman. Lalu aku diamkan selama 2 jam dan mencuci wajah. Yang kurasakan wajahku jadi kesat dan segar. Hihihi keasyikan bereksperimen dengan kulit pisang, ups mobil antar jemput telah menjemputku... bye Di

Pisang Cavendish my favourite
sumber: dokumentasi pribadi

Eh ketemu lagi Di, gue uda pulang sekolah nih. Saatnya lunch dan kuakhiri dengan pisang cavendish lagi. Jadi mulai suka gue sama buah Di... yeay... gue juga tak lupa ulangi masker kulit pisang lagi biar jerawat ini mengempes dan hilang tak berbekas. Targetku cuma satu Di, si Tomo :p

Day 2
Hari ini masih tersisa 2 buah pisang cavendish, jadi gue masih tetap berkutat sama pisang dan masker kulit pisang Di. Apa? loe juga mau pisang? Hmm.. pisang ini tidak untuk dibagi yeee Eh tak berselang lama, langsung deh gue BAB yang biasanya sembelit itu hal biasa bagi gue.
Sekilas info nih Di,
* kulit pisang dominan hijau : biasanya pisang baru datang, masih mentah dengan daging masih keras. sangat cocok buat dibeli untuk stok di rumah.
* kulit pisang warna hijau kekuningan : sudah mulai matang namun masih berasa tawar dan sepat.
* kulit pisang berwarna kuning merata : matang standar dan ideal untuk dikonsumsi.
* kulit pisang terdapat bintik kecoklatan : matang sempurna, teksturnya lembek dan lembut, rasanya manis, sangat cocok untuk lansia ataupun bayi.


Day 3
Bangun pagi dan langsung berdiri di cermin. Hebat Di, jerawatku sudah kempes dan mulai memudar. Ah nanti mau beli pisang lagi deh. Hepi banget aku Di, soalnya gue sudah nyoba berbagai macam produk kosmetik namun jerawat hingga masker pasta gigi tetap aja bandel, eh pake masker kulit pisang kok mujarab... alam memang hebat ya Di...
Dua hari konsumsi pisang dari sunpride, tubuh jadi enakan Di... lanjut ah, gue jadi suka pisang :D
Siang ini sebagai pencuci mulut, gue makan pisang cavendish dari sunpride yang telah kudinginkan di kulkas sejak pagi tadi. Hmm.. rasanya super manis, enak lagi karena kulit pisang sudah terdapat bintik kecoklatan. Gue suka Di :D 

Day 4
Selamat pagi Di... maaf hari ini aku bangun telat so tidak bisa banyak berceloteh. Udah dulu ya Di, aku berangkat ke kampus sambil bawa 2 buah pisang buat camilan di kampus.
Yeay Di, kamu tau? aku uda lancar BAB kini. Mulai kemarin aku sudah bisa BAB setiap hari. No more sembelit lagi looo.... 
Day 5
Halo Di, senangnya aku sharing cerita soal progress gue dalam konsumsi buah. Andai saja si Tomo tau usaha yang gue lakukan... 
Gue bawa bekal pisang cavendish lagi sebiji untuk istirahat nanti *telat bangun lagi Di* bye...
Di...Di... yeay! Tomo tadi mengajakku ngobrol. Tau ngga kamu Di, Tomo bilang apa? Tomo bilang: "eh kamu berubah ya? berubah apanya ya? pokoknya tambah cantik deh kamu. Nih, kamu masih mau pinjam catatan Accounting Intermediate lagi" dan gue hanya bisa terdiam karena kaget luar biasa, tapi jantungku berdegup kencang.
Semangat! semangat! semangat! Tomo sudah melirikku... Tomo sudah melirikku... Gue cantik, yes yes yesssss....
*gue nulis ini sambil makan pisang* dan selalu tak pernah lupa mengaplikasikan kulit pisang untuk jerawat gue.

lumer dan creamny
sumber: dokumentasi pribadi

Day 6
Di, aku dapat kabar dari kampus kalau besok ada site visit. Ugh, malesnya... karena perjalanan ke pabrik 2 jam. Belum lagi setelahnya disuruh buat report kunjungan. 
Ah gue tidur siang dulu aja ya... zzzzzzz....
Bangund ari tidur siang, perut gue laper nih Di, gue makan pisang aja ya, soalnya nih Di, menurut gue looo tiap kali gue konsumsi pisang, lumayan kenyang loo... sip sip, sapa tau timbangan badan bisa menyusut ya Di...
Hmm... sungguh enak Di pisang Cavendish dari Sunpride ini. Rasanya itu lo, tidak sama dengan pisang lainnya. Rasanya halus, lembut, dan creamy, plus manis :D

Day 7
Morning! kaget ya Di, gue bangun lebih awal setengah jam? hehehe semangat donk Di gue, Habisnya gue dapat SMS dari temen, kalau kelas gue bakal berangkat bareng sama Tomo ke pabrik, karena menyewa bis besar, Yes yes yeeessss...... Sik asik, syalalalalalala... *awalnya gue dan Tomo beda mobil*
Gue bawa pisang ah 2 biji, kebetulan kemarin beli di supermarket dengan kulit berwarna kuning kejihauan dan hari ini sudah matang, buat cemilan nanti di bis :D gue berangkat dulu ya Di... bye
Surprise Di, gue officially jadi pacarnya Tomo. Selama di pabrik, Tomo selalu jalan bareng sama aku, katanya gue enak diajak ngobrol. Terus Tomo juga bilang kalau dia suka ama gue sejak lama, cuma akhir-akhir ini penampilanku makin memukau. Gue cantik, muka mulus bersinar, kulit halus, dan langsing-an dikit. Trus, trus Tomo "menembak" gue Di... Gue langsung mengangguk sambil mesem-mesem. Eh gue inget kalau gue bawa 2 buah pisang, langsung aja gue kasih Tomo satunya. Ternyata si Tomo juga bawa 2 buah pisang sunpride. Yealah... inilah yang dinamakan jodoh ya Di :D



***
Sejak kejadian itu, gue makin mencintai buah. Namun sunpride menjadi pilihanku, karena aku jadi suka banget dengan pisang dari sunpride. Sunpride merupakan produk lokal asli 100% buah nusantara *bukan import yaaaa*. Buahnya bagus lo, besar, berkualitas, manis lagi, masak bukan import? Iya! bukan import, asli lokal lo... dan pastinya bebas pestisida dan tanpa formalin. *kelak gue ingin mengunjungi ladang sunpride di daerah Lampung, hope wish come true*

Selection...
sumber: sunpride.co.id

Banana..... *wink-wink*
sumber: sunpride.co.id

Minion eh ini namanya Pisang Cavendish
sumber: dokumentasi pribadi

Postingan diary di atas merupakan kisah nyata yang kutorehkan dalam blog ini, dimana saat itu tahun 2009 dan saat itu gue hanya mengenal pisang cavendish dari sunpride. Alhasil selama 7 hari berturut-turut konsumsi pisang cavendish dari sunpride, banyak manfaat yang kuperoleh. First of all yang pasti gue mendapatkan gebetan di umur 24 tahun dimana itulah kali pertama gue merasakan pacaran, selain kebahagiaan hidup yang tak ternilai itu, aku mendapatkan manfaat seperti jerawat menghilang, turun berat badan, kulit lebih mulus dan segar, serta masalah saluran pencernaan juga sirna. 

Kini aku telah berumur 30 tahun, aku tumbuh menjadi wanita yang dewasa, cantik *kata suami*, dengan tinggi 168 cm dan berat badan 60 kg, jerawat jauh lebih berkurang, dan no more sembelit. Kini aku telah mempunyai suami sebagai pendamping hidupku. Tomo yang menjadi pendamping hidupku dan penyemangat untuk mengkonsumsi buah.

Terima kasih Tomo... Terima kasih sunpride...
Living Fun and Healthy


Sunpride juga terus berkembang dimana awalnya hanya pisang cavendish saja, kini terdapat beragam jenis pisang termasuk pisang mas dan aneka ragam buah-buahan lainnya, mulai jeruk, pir, melon, apel, anggur, nanas, pepaya, buah naga, kiwi, semangka, dan jambu.

Membuat variasi akan konsumsi buah, juga makin beragam. Persembahan sunpride 100% buah nusantara yang berkualitas tinggi dan kaya manfaat, membuat gue jadi mencintai buah-buahan :D

Aneka Produk Sunpride
sumber: sunpride.co.id




2 komentar:

BundaShidqi Lia at: Kamis, Agustus 06, 2015 1:17:00 PM mengatakan...

wah keren juga jerawat bisa kempes dengan kulit pisang :)

Ratna at: Rabu, Agustus 19, 2015 2:17:00 PM mengatakan...

iya bener banget, silakan dicoba :D