Viewers

PLN untuk kehidupan yang lebih baik

Jumat, Oktober 17, 2014
Sekelumit Tentang PLN
Di Indonesia, ketenagalistrikan dimulai sejak akhir abad ke 19, dimana waktu itu ketika beberapa perusahaan Belanda sednag mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk kependingannya. Hingga kemudian perusahaan listrik meluas dengan berdirinya perusahaan listrik lainnya. Tetapi Indonesia pada saat itu masih terhimpit dan berada dalam masa penjajahan. Namun sejak berkumandangnya kemerdekaan negeri ini, perusahaan listrik yang sebelumnya dikuasai oleh Jepang diambil alih pada September 1945, sehingga Indonesia berhasil mempunyai Jawatan Listrik dan Gas pada 27 Oktober 1945 dengan kapasitas 157,5 MW. 

Seiring berjalannya waktu, maka pada 1 Januari 1965 PLN resmi terbentuk dan berdiri sendiri, lepas dari PGN (Perusahaan Gas Negara) dengan motto nya "Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik". PLN terus berubah memperbaiki citra dan jati diri, dan tahun 2012, PLN mempublikasikan logo PLN Bersih sebagai komitemen PLN kepada masyarakat untuk membangun instansi yang bebas KKN, dengan cara membangun akses PLN dna masyarakat seperti sistem online dan call center 123 yang tujuannya membatasi tatap muka PLN dengan masyarakat utnuk meminimalkan terjadinya KKN. 

Realita Mengenai PLN 
Suatu pengaharapan yang menarik jika mencermati motto PLN : Listrik untuk kehidupan yang lebih baik. Memang tidak dapat dipungkiri, listrik begitu membantu kehidupan manusia. Namun sebuah pertanyaan besar melintas, apakah semua daerah di Indonesia telah menikmati kehidupan yang lebih baik bersama PLN ?

Memang, saya berada di kota kedua terbesar di Indonesia, begitu mudah mendapatkan listrik bahkan kebanyakan orang hingga tak sadar *kalau saya sadar dan begitu menghargai listrik karena khawatir biaya listrik bengkak* untuk memakai listrik dengan bijak, karena begitu mudahnya menikmati listrik ini. Tinggal menekan saklar, maka lampu kamar akan menyinari ruangan kamar, tinggal pencet remote AC, maka tidur kita akan pulas hingga esok hari, tinggal menekan remote TV, maka TV akan menemani kita seharian di rumah sepanjang hari terlebih acara sinetron terus menerus menyambung dari pagi hingga malam. Dan, semuanya itu tinggal diakumulasikan pemakaiannya pada tagihan listrik yang mana telah mendapatkan jatah dalam biaya pengeluaran mereka, atau ada pula yang memakai listrik prabayar dengan mengisi token dan apabila habis, ya mudah saja tingal beli lagi dan mengisinya lagi, oleh karena itu listrik terus dapat dinikmati. 

Yuk kita menengok sebentar dengan saudara kita yang berada di daerah terpencil, ya! seperti halnya di kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdapat 5 desa hidup dalam kegelapan tanpa listrik dan itu terjadi sejak Indonesia merdeka hingga saat ini. Dapatkah kita membayangkan? Bagaimanakah kehidupan mereka di malam hari? tentunya seperti jaman dahulu kala, dengan menggunakan "oplik" atau pelita dari kaleng bekas bersumbukan benang dan diisi dengan minyak tanah. Lilin? lilin kalau kita di kota besar, saudara kita di daerah terpencil lebih kreatif dengan membuat pelitanya sendiri karena keterbatasannya. Kalau sudah begini keadaanya, bagaimana Indonesia bisa maju dan listrik untuk kehidupan yang lebih baik, karena listrik saja tidak sampai secara merata hingga daerah terpencil. Benar-benar ada "gap" besar dengan kota metropolitan. 

Ingatlah, Indonesia negara kesatuan, dimanapun saudara kita berada, kita semua tetap WNI yang sama-sama mempunyai hak untuk kehidupan yang lebih baik. 


Solusi untuk PLN
Ayo! kita bangkit bersama, memikirkan bagaimana solusinya agar motto PLN : listrik untuk kehidupan yang lebih baik, dapat benar-benar terwujud. 

1. Pemerataan Listrik
Suatu masalah dari dulu hingga sekarang, bahwa pemerataan sulit untuk dilaksanakan sehingga tak heran terjadi jurang pemisah yang makin lebar antara desa dan kota, kaya dan miskin. Seiring dengan diperbaikinya sarana transportasi untuk menguhubungkan dengan daerah terpencil, maka PLN juga harus semakin aktif dan gencar, memasukkan listrik secara merata ke daerah terpencil. Tujuannya agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati listrik untuk kehidupan yang lebih baik.

2. Bantuan Listrik Gratis
Perlu diajukan sebagai anggaran pemerintah dalam pemberian bantuan listrik gratis kepada daerah terpencil yang benar-benar kondisi ekonominya lemah, atau minimal subsidi. Biarkan mereka dapat menikmati listrik tanpa harus menanggung beban biaya listrik yang begitu berat, mengingat kehidupan mereka juga sangat terbatas. Diharapkan desa atau daerah terpencil itu perlahan dan pasti dapat berkembang dan maju, dan akhirnya dapat mandiri dari bantuan gratis atau subsidi pemerintah. Lalu pemerintah terus mencari daerah lainnya yang perlu dibantu. 

3. Sumber Pembangkit Energi alternatif untuk Pemerintah
Indonesia perlu dengan gencar dan mendesak mencari alternatif lain yang dapat menghasilkan listrik. 
a. Pembangkit listrik tenaga angin, dengan mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan kincir angin. Bukannya Indonesia begitu kaya akan alamnya yang terbuka yang dapat memanfaatkan anginnya untuk listrik. 
b. Pembangkit listrik tenaga matahari atau tenaga surya, teknologi ini memang sudah lama yaitu sejak 1941, dengan sistem solar cell dengan pemanfaatan matahari. Metode ini juga cocok untuk PLN Indonesia mengingat Indonesia merupakan negara tropis dengan matahari yang dapat dimanfaatkan.
c. Pembangkit listrik tenaga sampah, wah... hal ini merupakan solusi yang win win solution. Karena Indonesia juga lagi pusing mengatasi banyaknya sampah yang main hari makin banyak, ya.. sekiranya sampah itu dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, seperti halnya sudah diterapkan di Korea Selatan.
d. Pembangkit listrik tenaga air, dimana mekanisme kerjanya dengan cara mengubah energi air yang mengalir seperti pada bendungan atau air terjun menjadi energi mekanik dengan bantuan turbin air, lalu kemudian akan menjadi energi listrik dengan bantuan generator. Lagi-lagi kembali menengok kondisi geografis Indonesia yang begitu kaya akan alamnya, dan metode ini sangat cocok utnuk diterapkan. 

Di samping itu, kiranya PLN perlu secara kontinu mengadakan kompetisi dengan tema penciptaan energi alternatif senyata mungkin yang dapat diterapkan.

4. solusi untuk Pribadi Masyarakat
Kalau pada poin ketiga, metode yang dilakukan untuk mencari sumber pembangkit energi alternatif dengan kapastitas tinggi, dalam artian diperlukan keahlian khusus dan orang-orang "pintar" Indonesia yang berkecimpung di dalamnya. Namun saya berharap dan bergantung, bahwa Indonesia mampu dengan kreativitasnya. 
Lalu apa yang dapat orang awam seperti saya lakukan? mengutip dari ide brilian Ir. Sulistyana MT dan Sudomo ST dari Tim Kreatif Pemulung Energi, bahwa semua masyarakat awam dapat melakukannya karena pembangkit energi itu telah ada di sekitar kita dan gratid pula. Yakni dengan memanfaatkan alternator atau dynamo charge kendaraan. Dengan emnamoung listrik yang dihasilkan dynamo charge menggunakan aki, masyarakat dapat memperoleh energi listrik yang kemudian dpaat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pengisian aki ini dilakukan dengan menyambungkan kabel pada dynamo charge secara paralel dengan kabel existing. Tentunya hal sederhana itu dapat dilakukan bersama saat kita beraktivitas dengan kendaraan,d an itu tanpa mempengaruhi kenerja mesin. Dari pengisian aki itu, mampu untuk menghidupkan 4 titik lampu dengan daya tahan 60 jam. 
Suatu metode yang perlu disosialisasikan untuk diterapkan.

5. Perbaikan PLN
Perbaikan PLN ini wajib dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari perbaikan sistem online nya yang user friendly, call center yang cepat tanggap, hingga perbaikan jalur kabel listrik agar tidak nampak semrawut dan tahan akan angin kencang di musim hujan, dengan demikian tidak ada lagu aduan mengenai tiang listrik yang ambruk atau kabel listrik yang menjuntai tidak rapi.
Suatu ide yang menarik, PLN mengadakan lomba blog untuk menampung seluruh ide dari masyarakat untuk perbaikan PLN ke depannya, diharapkan hal semcam ini secara kontinu dilakukan guna mendengar aspirasi masyarakat. 


Itu sekelumit solusi yang dapat diterapkan untuk PLN Indonesia, yang terpenting adalah pemerataan listrik hingga seluruh daerah Indonesia. Diharapkan PLN dapat benar-benar menciptakan kehidupan yang lebih baik utnuk seluruh masyarakat Indonesia. 






0 komentar: