Viewers

Giggs, Bak Matahari Tertutup Mendung

Minggu, Maret 23, 2014
Piala Dunia 2014 semakin di depan mata, negara-negara partisipasi terus menggenjot tim nya untuk tampil maksimal pada waktunya nanti. Di balik gegap gempita dan euforia hebih menyambut Piala Dunia terselip berbagai cerita, seperti adanya pemain top yang gagal bersinar di Piala Dunia. Pribadi boleh saja hebat namun negara tidak mendukung untuk menyokong kehebatannya.

Sebut saja Ryan Giggs, prestasinya begitu memukau di klub Manchester United akan tetapi bak matahari tertutup awan mendung, kelihaiannya itu tak sanggup menaikkan derajat timnas Wales. Bahkan sang guru Manchester United, Sir Alex Ferguson memuji Giggs dengan turut bertanding sebanyak 900 kali dan membawa kehamruman bagi klub Manchester United yang tidak pernah terkalahkan. Memulai debutnya sebagai pengganti Denis Irwin pada tahun 1991, Giggs menjadi pemain andalan dalam sejarah sepak bola Inggris.

Sedikit mengenang prestasi Giggs, diantaranya 12 gelar Liga Premier, 4 medali Piala FA Cup, 3 medali Piala Carling, 2 medali Liga Champions, 1 medali Piala Dunia antar klub, 1 medali Piala Intercontinental, 1 medali Piala Super Uefa, 8 medali Community Shield, sebagai pemain terbaik Profesional Football Association tahun 2009, serta sebagai pemain terbaik 2009 versi BBC Sports.

Kehebatan permainan Giggs membuat timnas Inggris itu tergiur untuk menariknya namun Giggs memutuskan memilih untuk tidak merasakan prestisius bertanding di Piala Dunia dibandingkan menghianati tanah leluhurnya. Keputusan sudah diambil, Giggs harus rela menggigit jari merelakan negaranya, Wales diam di tempat karena hanya mampu bertengger di peringkat lima Grup A babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Giggs gagal mengangkat prestasi Wales yang hanya satu kali tampil di Piala Dunia tahun 1958. Kehausan ini terpaksa dinikmati penggemar Giggs untuk melihat performanya pada klub Manchester United.



0 komentar: