Viewers

Batik Merupakan Kebanggaanku

Selasa, Januari 08, 2013
Berbicara soal batik, aku sudah mengenalnya sejak aku duduk di bangku SD. Ya... karena tiap hari sabtu, sekolahku mewajibkan muridnya memakai hem batik dengan corak yang bebas, yang penting batik. Memang waktu itu aku masih kecil, namun ketika mama membawaku ke toko seragam, aku yang memilih corak batikku sendiri. Tak tanggung-tanggung, aku langsung memilih 3 buah hem batik. Mama sampai terheran, terlebih lagi si penjual, sambil senyum-senyum senang karena barang dagangannya laku, dia bergumam "anak kecil kok pintar pilih sendiri baju batiknya"

Memang waktu itu pilihanku bagus (tidak bermaksud memuji diri sendiri lo hehehehe....).
1. Sebuah hem batik bercorak bulat-bulat berwarna kombinasi coklat muda dan coklat tua, yang biasanya kukombinasikan dengan rok berwarna putih atau coklat pramuka.
2. Sebuah hem batik bercorak burung merak berwarna biru, yang kukombinasikan dengan rok warna putih dan biru, yang mana rok biru itu aku pinjam dari kakakku yang kebetulan dia sudah SMP.
3. Satu lagi, hem batik polos namun memiliki corak di bagian bawah hem, berwarna merah maroon, yang aku paling suka kupakai dengan rok kebanggaan anak SD, yaitu rok merah.

Itulah sepenggal perkenalanku dengan batik kala SD, turut bangga karena koleksi hem batikku paling banyak diantara temanku. Teman-teman hanya punya 1 hem batik, sedangkan aku punya 3 hem batik. Itu semua karena tanpa kusadari aku sangat menyukai batik sejak itu. Sayangnya waktu itu aku tidak mengabadikannya lewat foto (maklum masih belum mengerti akan dunia foto).

Ketika aku SMP dan SMA, aturan sekolahku tidak ada hari khusus yang mewajibkan muridnya menggunakan hem batik. Hmm.... sungguh disayangkan ya...

Saatnya aku kuliah dan satanya berkreasi mengenai pakaianku karena kuliah adalah bebas, tidak ada aturan khusus seragam. Aku mulai membeli aneka corak batik dengan aneka model, yang mana sering kupakai saat aku kuliah. Aku gemar berbatik.

Hingga suatu ketika, aku berkesempatan ke pulau dewata, bali, bersama suami. Aku mengunjungi pusat batik di daerah Batubulan, Gianyar. Aku melihat proses pembuatan batik. Kalau aku boleh sedikit bercerita, demikian prosesnya :

1. Membuat desain pada material kain berwarna putih
2. Melapisi desain dengan malam pada ke dua sisi, mengisi desain dengan ornamen dan titik-titik kecil, melapisi bagian tertentu untuk mendapatkan pewarnaan kedua (sawuk), serta melapisi bagian tertentu untuk mendapatkan pewarnaan ketiga (tembokan), dengan menggunakan canting.
Untuk proses batik cap, kita dapat langsung melakukannya tanpa melalui proses membuat desain sebelumnya, karena pada setiap cap-nya telah terdapat desainya.
3. Mengeringkan pewarnaan pertama
4. Mengupas sebagian malam untuk mendapatkan pewarnaan kedua dengan menggunakan raja pisau (cawuk). Menghilangkan semua lapisan malam dengan mencelupkan material kain ke dalam air mendidih sehingga menghasilkan 2 warna, yaitu biru dan putih.
5. Melapisi bagian tertentu dari desain yang telah diberi titik-titik
6. Mengeringkan pewarnaan kedua. Jika kita menginginkan warna yang banyak, kita dapat mengeringkannya beberapa kali.
7. Melepaskan semua malam dengan mencelupkan ke dalam air mendidih
8. Mencucinya hingga bersih. Warna tradisional yang umumnya dipakai adalah biru, coklat, dan kuning muda, yang merupakan warna dari simbol kehidupan.

Batik Tulis Koleksiku

Aku benar-benar takjub akan proses pembuatan batik tulis yang penuh dengan kesabaran untuk menghasilkan suatu mahakarya yang begitu indah dengan desain yang tiada duanya. Terkadang aku sempat bingung, beberapa diantara kita tidak atau kurang menyukai batik, mengapa? Jangan beranggapan batik adalah kuno. Batik merupakan seni atau karya yang sangat indah dan khas. Batik merupakan kebudayaan kita sebagai bangsa Indonesia. Terlebih sejak batik diakui oleh UNESCO, batik menjadi "naik pangkat". Batik kini memiliki beragam model mulai dari pakaian formal, pesta, hingga santai, bahkan batik tidah kanya dijadikan busana saja, melainkan berbagai aksesoris. Ayo berbatik kawanku! Batik itu indah! Lihatlah ini beberapa koleksiku, mana punyamu kawan?








"Aku begitu sibuk di kantor, malas cari baik di toko", ah itu alasan klasik kawan. Kini batik telah diakui secara internasional dan batik kian populer. Dan... sebuah ide yang inovatif, membuka toko batik ataupun butik batik berbasis online, ya batik online, sehingga sangat membantu kita tanpa adanya batasan waktu dan jarak. Coba buka www.berbatik.com di sana kita akan menemukan koleksi batik Indonesia dengan beragam kategori seperti pakaian, tas, perhiasan, kain, sepatu, dan aksesoris lainnya.



Photobucket

0 komentar: