Perempuan Indonesia pintar + Ponsel Pintar = Nokia dan Indosat

Minggu, Juni 10, 2012
Tema : Ponsel Pintar untuk Perempuan Indonesia

Kaum perempuan pada jaman dahulu sekali memang tercipta sebagai makhluk yang dianggap remeh dan sebelah mata. Perempuan serasa dipingit, harus berada terus di dalam rumah, mengurus segala keperluan rumah dan juga keluarga. Hingga saat jamannya Kartini dengan gebrakannya, membuat perempuan Indonesia mulai berani mucul di luar rumah. Bahwasanya hanyalah perbedaan luar saja yang membedakan perempuan dan lelaki, namun perempuan juga diciptakan dengan kemampuan otak yang sama dengan lelaki. Maka dari itu, sudah saatnya kaum perempuan Indonesia juga turut tampil mewarnai kemajuan Indonesia dan menghargai jasa Kartini yang telah berjuang menyetarakan derajat perempuan dan lelaki.

Aku yang terlahir sebagai perempuan Indonesia tentunya mempunyai tanggung jawab meneruskan perjuangan Kartini. Aku tidak perlu lagi memikirkan bahkan berkecil hati sebagai perempuan. Kini aku bisa menjadi perempuan Indonesia yang pintar. Mental harus dipersiapkan benar. Selain itu juga diperlukan suatu kemauan untuk mengikuti kemajuan jaman yang ada, seperti halnya teknologi.

Teknologipun juga terus mengalami perkembangan yang cukup berarti, hingga bermunculan ponsel pintar, yaitu sebuah ponsel yang memiliki kemampuan yang sangat membantu rutinitas kita sebagai manusia. Fungsi telepon dan SMS sudah biasa, kini disebut ponsel pintar karena diperlengkapi dengan kemampuan berinternet seperti browsing dan chatting, bahkan membuat catatan ataupun yang lebih canggih dapat mengaplikasikan fungsi kantor pada komputer pad aponsel pintar, seperti word, excel, power point, dan pdf.

Memang awalnya, ponsel pintar itu dibanderol dengan harga yang cukup selangit dan hanya dimiliki oleh beberapa merek tertentu saja. Namun kini, ponsel pintar seakan sudah mewabah, bejibun model, merek, dan beragam kemampuan ditawarkan dan dengan harga yang cukup terjangkau. Momen inilah yang tak boleh terlewatkan olehku. 

Aku yang merupakan perempuan Indonesia dengan status baru saja menikah dan berwiraswasta sendiri, membuat aku menggantungkan sebagian rutinitasku pada ponsel pintar yang kumiliki. Karena usahaku berjenis toko dan tidak mampu selalu kuawasi terus menerus, aku memanfaatkan teknologi CCTV yang kupasang dibeberapa titik di dalam toko yang kuhubungkan melalui ponselku melalui sistem internet, sehingga aku merasa nyaman dan tenang karena dapat memantau usahaku kapanpun kumau. Selain itu, surat elektronik (e-mail) yang kuhubungkan ke ponselku, membuat aku selalu dpaat mengetahui e-mail yang masuk bahkan e-mail dari pesanan pelanggan dapat segera aku tanggapi, sehingga pelayanan prima  untuk usahaku dapat terwujud. Aku juga membangun sebuah blog untuk usahaku, sehingga memungkinkan menggaet pelanggan tanpa adanya batas jarak dan waktu, dan dapat seketika itu juga pelanggan mengkonfirmasikan pesanannya melalui fungsi chatting yang terhubung ke ponselku. 

Begitu praktisnya dan sangat terbantu rutinitas pekerjaanku dengan ponsel pintar. Tidak hanya pekerjaanku saja yang terbantu dengan ponsel pintar. Dalam kodratku sebagai perempuan yang telah menikah, aku bertanggung jawab dengan urusan rumah termasuk dalam hal memasak. Jujur, aku kurang begitu pintar memasak, namun aku cukup terbantukan dengan mencari resep-resep praktis dari mesin pencari google yang kuakses melalui ponsel pintarku. 

Aku terlahir di bulan Maret yang menyukai hal-hal berbau seni, utamanya suka mengoleksi kejadian yang menurutku apapun kejadian yang telah kita lewati perlu diabadikan untuk menjadi kenangan. Maka ponsel pintarku yang dilengkapi dengan kamera mampu memenuhi kebutuhanku untuk mengabadikan kejadian yang terjadi yang kemudian dapat aku pindahkan ke komputer sesampainya di rumah dan di saat waktu senggang.

Sebagai perempuan Indonesia yang pintar, aku selalu mengisi pengetahuan dan pengalamanku dengan berbagai informasi, mulai dari informasi berita terkini yang sedang terjadi di mancanegara maupun di dalam negeri ini, informasi wanita yang menunjang peranku sebagai perempuan, informasi promo diskon restoran, tempat liburan, maupun supermarket, dan lain sebagainya. 

Ponsel pintar memang praktis dan kurasa wajib dimiliki oleh perempuan Indonesia, karena perempuan yang pintar akan menjadikan keluarganya hebat juga. Kelebihan ponsel pintar yang praktis dan mudah dibawa kemana-mana dan ringan, ternyata juga terdapat dampak negatif yang perlu kita ketahui sebelumnya dan menjaga supaya dampak negatif ini tidak terjadi. Yang terpenting, jangan sampai kita 'kecanduan' atau 'autis' terhadap ponsel pintar kita dan seakaan kita tidak bisa terlepas walau sedetik pun darinya. Misalnya, sebuah keluarga sedang berada di dalam rumahnya. Sang ayah berada di lantai 2 dan sang anak berada di lantai bawah. Ayah yang ingin memanggil anaknya, menggunakan ponsel pintarnya dengan memanfaatkan fasilitas Ping ataupun Buzz. Sebagai perempuan Indonesia yang pintar, tentunya juga harus pintar dalam penggunaannya. Ponsel hanyalah alat bantu bagi kita dan jangan sampai kita yang tunduk pada ponsel. Teknologi dapat saja mendekatkan kita kepada ornag yang jauh, namun jangan sampai teknologi menjauhkan kita yang dekat seperti contohnya kasus keluarga di atas. Komunikasi secara dua arah yang baik dengan bertatap muka harus tetap dijaga sehingga tetap terjalin keakraban.

Biasakan tidak selalu mengenggam ponsel pintar kita, jauhkan beberapa saat dari kita saat kita sedang bersama keluarga, waktu makan, waktu mandi, waktu tidur, waktu menyetir, dan waktu-waktu lainnya yang dirasa kehadiran ponsel pintar dapat dijauhkan atau ditunda dari kita.

Nah bagi kaum perempuan yang lagi berniat untuk menjadi perempuan Indonesia yang pintar dengan menenteng ponsel pintar, jangan salah memilih ponsel. Kurasa Nokia Asha 202 dapat dilirik *termasuk aku yang lagi pusing dengan ponsel pintarku yang sudah agak-agak rusak, mungkin karena sudah berumur 3 tahun lebih dengan frekuensi pemakaian tiap hari penuh*.



Nokia Asha 202 sangat sederhana modelnya, klasik, dengan berbentuk candy bar tentunya merupakan model pilihan masyarakat Indonesia dan dengan berat sekitar 90 gram, hmmm.. cukup ringan di kantong ataupun tas. Yang keren, Nokia Asha 202, dilengkapi dengan keypad dan layar sentuh. Dapat diisi 2 sim card sekaligus, sehingga sangat praktis bagi kita yang sekarang sudah jamannya memiliki nomor handphone leboh dari satu, satunya biasa untuk urusan bisnis, dan satunya untuk keluarga. 

Bagi kaum perempuan Indonesia yang pintar yang selalu haus akan informasi, kiranya Nokia Asha 202 dengan paket bundling dari operator ternama, Indosat. Melalui program Hebat Keluarga, maka akan semakin memudahkan kita sebagai keluarga dalam hal komunikasi, karena komunikasi antar anggota keluarga akan lebih cepat, mudah, dan murah tentunya.  Bisa dibayangkan, paket Hebat Keluarga menyediakan gratis selama 30 hari dengan melakukan isi ulang hanya sebesar Rp. 10.000. Kita dapat menelpon sepuasnya hingga bibir kering ke 4 nomor indosat lainnya selama pukul 00.00 hingga 17.00 serta mendapat tambahan masa aktif setiap registrasi layanan. Fasilitas chatting juga turut memperlengkapi program Hebat Keluarga, selain itu juga tersedia informasi wanita. Betapa tidak menggiurkan! Layanan informasi wanita akan tersedia gratis selama 12 bulan dengan melalui SMS yang berisi informasi dan tips menaik yang pastinya sangat berguna, seperti pengembangan pribadi, kesehatan, keluarga, anak, hingga pengelolaan keuangan. 


Merupakan solusi terbaik dari Nokia dan Indosat dengan menyediakan Paket bundling Indosat Mobile dan Nokia berisi Kartu Indosat Mobile dan handset Nokia kini hadir untuk para Wanita Indonesia dengan benefit GRATIS paket Hebat Keluarga Selama 30 Hari dan Layanan Info Wanita

Tunggu apa lagi! Menjadi perempuan Indonesia yang pintar tidaklah sulit, hanya dengan niat kita untuk mau jadi pintar akan membawa pada kemajuan pada diri kita sendiri, menjadikan keluarga kita hebat, juga memajukan Indonesia.


“Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes “Ponsel Pintar untuk Perempuan Indonesia” yang diselenggarakan oleh EmakBlogger


Photobucket

2 komentar:

@yankmira at: Selasa, Juni 12, 2012 8:36:00 PM mengatakan...

makmin berkunjung nih, makasih atas partisipasinya ya, sudah tercatat sebagai peserta Kontes bareng KEB

Sary at: Jumat, Juni 15, 2012 6:44:00 PM mengatakan...

Hai.. makasih sudah ikut berpartisipasi dalam kontes menulis KEB yaa.. :)