Viewers

Perusahaan Ideal = Pemerintah + Masyarakat + Lingkungan

Rabu, Februari 22, 2012
Kelapa Sawit merupakan salah satu hasil perkebunan yang menggiurkan. Bagaimana tidak, seorang pekebun kelapa sawit dapat menuai hasil yang menguntungkan dari pohonnya tersebut dimana satu pohon dalam kurun waktu 5 tahun sudah mendatangkan hasil serta pohon kelapa sawit juga dapat dibilang awet dan tahan "bantingan". Pohon kelapa sawit mempunyai umur yang panjang, yaitu hingga 35 tahun. Wow...!!! Benar-benar fantastis dan menggiurkan bukan?

Kelapa sawit terus menjadi perbincangan yang asyik terlebih pada tahun 2009, Indonesia dapat menjadi produsen kelapa sawit terbesar di dunia yang mana melampaui negara Malaysia. Suatu 'hadiah' bagi kita masyarakat Indonesia yang memiliki tanah yang subur dimana kelapa sawit dapat tumbuh subur di negeri kita tercinta ini.

Dari kenyataan di atas, tak heran kelapa sawit terus dikembangkan secara serius karena dapat menghasilkan beberapa keuntungan. Namun dibalik semua keuntungan tersebut, terdapat suatu akibat negatif, seperti dampak sosial, ekonomi, budaya, serta kelestarian lingkungan.

Bagi lingkungan, dikarenakan pohon kelapa sawit memiliki akar serabut yang mana kurang dapat meresap air hujan, sehingga air hujan yang turun terus saja mengalir begitu saja dan hal ini pohon kelapa sawit tidak dapat berfungsi layaknya pohon yang dapat melindungi air hujan sehingga bencana banjir atau tanah longsor dapat saja mudah terjadi di daerah sekitar perkebunan kelapa sawit. Dari adanya bencana banjir atau tanah longsor, maka kandungan mineral tanah juga akan terbawa hanyut oleh arus air, mengakibatkan tanah di sekitar menjadi kurang produktif ditanami pohon jenis lainnya yang dalam fase kehidupannya memerlukan mineral dalam tanah.

Dampak sosial, sering terjadinya gesekan kepentingan antara pemilik perkebunan kelapa sawit dengan masyarakat sekitar. Lahan dimiliki oleh masyarakat namun lambat laun oleh pemilik modal baik dibeli ataupun disewa, sehingga masyarakat sekitar yang bekerja sebagai 'petani' tertekan dengan adanya situasi ini.

Tentunya dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya kelapa sawit diharapkan dapat berubah ke arah positif dan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati hasil perkebunan kelapa sawit yang menggiurkan ini secara merata.

Sebagai pemilik lahan, perusahaan kelapa sawit mempunyai kewajiban untuk peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Efek yang ditimbulkan dari penanaman kelapa sawit hingga eksploitasi hasilnya haruslah memperhatikan asas kelestarian lingkungan. Dengan menggunakan suatu teknologi, diharapkan dapat menyelaraskan kekurangan pohon kelapa sawit yang kurang dapat menyerap air hujan, seperti misalkan dipadupadankan dengan pohon jenis lain sehingga dapat menutupi kekurangan yang dimiliki pohon kelapa sawit. Serta efek limbah dari eksploitasi hasil kelapa sawit juga harus dipikirkan sehingga tidak mencemari lingkungan. Berbagai alternatif pengolahan limbah kelapa sawit telah ditemukan, seperti memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit yang mana memiliki serta yang kuat yang dapat digunakan sebagai pengisi jok mobil, dll serta dibuat pupuk baik di fermentasi menjadi pupuk kompos ataupun dibakar menjadi pupuk kalium. Batang kelapa sawit pun dapat digunakan aneka fungsi seperti sebagai makanan ternak, furniture, dan pulp kertas.

Pada intinya, perusahaan kelapa sawit yang ideal harus mempunyai program CSR baik itu terhadap lingkungan, maupun terhadap masyarakat sekitar speerti misalnya memberikan lapangan pekerjaan di berbagai lini perusahaan hingga program beasiswa kepada anak didik berprestasi atau tidak mampu di daerah tersebut. Dengan demikian, semakin majunya perusahaan kelapa sawit, ditentukan dari kualitas hasil kelapa sawit yang bagus dengan pengolahan dan perawatan yang baik yang dilakukan oleh para petani, hubungan yang harmonis dengan masyarakat, hingga pada pengolahan limbahnya. Semua aspek harus menjadi perhatian perusahaan.

Suatu bentuk apresiasi nyata dari kita semua masyarakat Indonesia terhadap perusahaan yang ideal, yang peduli lingkungan dan masyarakat disamping kegiatan usahanya pastinya restu dan dukungan yang tulus. Bersama memajukan perkebunan Indonesia, emnjadi produsen terbesar kelapa sawit di dunia, dan memperkaya Indonesia secara merata.

Beragam bentuk apresiasi dapat diberikan kepada perusahaan yang tau akan kode etik perusahaan yang baik, yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, seperti:

1. Pemerintah dapat memberikan subsidi peraturan serta birokrasi yang mudah dan cepat yang dapat mendorong perusahaan untuk menggurita, menjalankan bisnis perkebunan kelapa sawit dengan tenang, lancar sehingga hasilnya adalah produksi yang berkualitas dan berkuantiti banyak.

2. Pemerintah mengadakan program penghargaan dalam berbagai kriteria, seperti perusahaan penghasil kelapa sawit terbaik dan terbanyak, perusahaan dengan CSR yang tinggi, perusahaan dengan pemanfaatan limbah secara kreatif, dll. dengan demikian akan semakin memacu perusahaan untuk lebih giat dalam kelapa sawit dan tidak hanya fokus pada usahanya saja namun juga terhadap lingkungan dan masyarakat.

3. Dari masyarakat sekitar dan masyarakat luas, diharapkan juga memberikan apresiasi dukungan yang baik, membantu pelaksanaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia

Kesemuanya dari berbagai pihak, Pemerintah - masyarakat - perusahaan, saling berkoordinasi dan memberikan dukungan terhadap aset negara yang berharga ini dan membuat Indonesia maju secara merata.



Photobucket

4 komentar:

Anonim at: Jumat, Februari 24, 2012 12:21:00 PM mengatakan...

semoga makin banyak perusahaan yang respek dengan lingkungan dan juga masyarakat sekitar, tidak hanya sekedar memperbesar perut mereka sendiri

Anonim at: Jumat, Februari 24, 2012 12:30:00 PM mengatakan...

nice posting... good luck sist

Ratna at: Sabtu, Februari 25, 2012 12:45:00 PM mengatakan...

yuppie makasih ^^

betul betul betul... mari kita dukung suatu kondisi yg kondusif dan mutualisme. perusahaan yg ideal dg memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar, dari pemerintah yg memberikan suatu birokrasi yg mudah dan transparansi, serta kita masyarakat indonesia yg turut mendukung terciptanya suatu hasil perkebunan yang berkualitas :D

Ratna at: Sabtu, Februari 25, 2012 12:45:00 PM mengatakan...

yuppie makasih ^^

betul betul betul... mari kita dukung suatu kondisi yg kondusif dan mutualisme. perusahaan yg ideal dg memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar, dari pemerintah yg memberikan suatu birokrasi yg mudah dan transparansi, serta kita masyarakat indonesia yg turut mendukung terciptanya suatu hasil perkebunan yang berkualitas :D