Viewers

Langkah Mudah Go Green

Senin, September 26, 2011
Berbicara soal go green, memang telah menjadi topik yang hangat dan menarik untuk diperbincangkan terlebih adanya isu global warming yang semakin memperparah keadaan bumi tempat kita bersama-sama berpijak. Namun walaupun global warming telah menjadi golbal warning, banyak dari kita yang tetap acuh dan tidak ada langkah positif untuk menanggulanginya, walaupun sebenarnya terdapat ribuan langkah positif yang dapat kita lakukan bahkan dari langkah yang sangat sederhana dan mudah.

Dalam kali ini, aku ingin berbagi pengalamanku saat mudik lebaran tahun ini. Ceritanya aku harus ke pulau dewata Bali dari tempatku yang sekarang, surabaya. Tentunya aku memilih menggunakan jasa pesawat sebagai transportasinya untuk menghindari kemacetan yang selalu terjadi dan membuang-buang waktu dalam perjalanan.

Tentunya aku telah merencanakan jauh hari sebelumnya perjalananku ini. Aku telah memesan tiket pesawat lebih dari 6 bulan sebelum hari H untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Aku sengaja memesannya lewat online internet, dengan maksud supaya lebih cepat dan praktis, dan dibalik maksud itu, aku ingin menyumbang aksi go green dengan paperless. Aku booking tiket pesawat lalu dan tiket pesawat itu dikirimkan ke emailku. Tentunya aku tidak mencetak tiketnya, cukup ada di emailku saja yang mana aku menggunakan ponsel blackberry yang terdapat layanan email. Saat di bandara, aku cukup menujukkan email yang ada di ponselku. Aku sukses mandukung gerakan go green, dengan tidak mencetak tiket dna mengurangi penggunaan kertas.

Biasanya aku menaruh bajuku di kantong plastik yang kemudian baru kumasukkan ke travel bag. Kali ini aku langsung saja memasukkan ke travel bag tanpa lapisan kantong plastik, lagian aku juga sudah membersihkan terlebih dahulu travel bag yang akan kugunakan. Dengan demikian aku berhasil tidak memakai plastik yang terlalu berlebihan.

Aku juga membawa tas lipat yang praktis untuk keperluan beli sesuatu yang mungkin aku beli dari Bali untuk kubawa ke surabaya. Dan aku lagi-lagi berhasil. Sebelum kembali ke surabaya, aku sempat mengunjungi pusat oleh-oleh, aneka camilan dan makanan aku beli. Sesampainya di kasir, aku tidak lagi memerlukan kresek untuk barang belanjaanku. Aku mengeluarkan tas lipatku dan memberikannya ke kasir untuk menaruh barang belanjaanku. Senyum mengembang di mbak kasir. akupun juga demikian, merasa bangga karena aku telah sukses mengurangi sampah plastik.

Selama perjalanan, saat di dalam pesawat, aku mendapat jatah makanan ringan seperti roti dan air mineral gelas. Banyak kulihat penumpang sengaja memasukkan sampah bekas makanannya ke dalam kantong kursi pesawat, dan itu dulu aku juga melakukannya demikian. Namun sekarang tidak. Aku memberikannya ke pramugari yang melintas yang memang ditugaskan untuk mengambil sampah plastik sisa makanan. Aneh bukan, tapi masih banyak yang tidak mau memberikannya ke pramugarai tersebut dan memilih untuk menyimpannya di kantung kursi pesawat. Huh, sungguh aneh!!!

Aku selalu menjaga sikapku dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melatih kakiku untuk terbiasa berjalan supaya badan juga sehat. Jarak yang pendek aku tempuh dengan berjalan kaki saja, tidak perlu naik mobil ataupun motor sehingga asap karbon knalpot tidak semakin membuat polusi di negeri ini.

Aku telah kembali menjalani rutinitasku di surabaya, tentunya aku terus harus menjaga sikap go green ku ini. Jujur kuakui, banyak godaan ketika melihat dengan enaknya yang lainnya tidak mendukung langkah go green. Namun tekad bulatku mengalahkannya, aku ingin bumi ku hijau. Semua harus kumulai dari diriku sendiri, dari hal yang paling kecil, dan dari sekarang dan semoga yang lainnya akan cepat mengikuti langkahku!



Photobucket

0 komentar: