Viewers

Bali Holiday ^^

Rabu, September 07, 2011

Yeah, bagiku lebaran kemarin adalah surga bagiku. Iya, aku bukan muslim dan itu berarti liburan panjang bagiku. Karena dalam setahun penuh boleh dibilang waktu liburanku terpanjang adalah pas momen lebaran ini hehehe :D


Dan... tahun ini, merupakan liburan lebaranku yang pertama kalinya sebagai seorang istri. Tentunya kita merencanain liburan bersama donk. Kali ini sebagai our 1st holiday, pilihan liburan jatuh ke..... B.A.L.I......

Liburan ke Bali ini tentunya tidak mendadak. Kami mulai merencanakannya sejak 3 bulan yang lalu. Kami memutuskan untuk mengikuti tur saja dengan pertimbangan jalanan yang so pasti super macet. Namun tur-nya kami pilih city tour alias tur lokal di Bali dengan alasan lebih murah daripada join tur dari kota kita yang asli Surabaya. Memilih tur lokal tentunya menggunakan jasa internet untuk browsing dan akhirnya dapat program sekaligus biaya yang sesuai dengan budget. Setelah berkomunikasi dengan tur-nya dan kami deal. Rp. 1.325.000/person.

Setelah itu, kembali kami berembukan akan kepastian jadwal liburan kita. Yup! 29 agustus 2011 hingga 1 september 2011. 4D/3N bagi kami sudah cukup. Segera kami browsing mengenai tiket pesawat. Dan jatuh pilihan ke Batavia Air, jam keberangkatan dan kepulangan sangat pas bagi kami. Cucok banget!!!. Around Rp. 1.350.000/person.

Waktu yang kita nanti2 akhirnya tiba. Holiday is coming. Hore...Hore...Hore...

Senin, 29 Agustus 2011
Kami bergegas bangun pagi pk. 06.00, mandi dulu tentunya, dan segera memesan 1 unit taxi orenz. Sebentar saja sang taxi uda menjemput kami pk. 06.30. Rute ke airport Juanda kami memilih tol satelit-juanda langsung. Keren! tol baru tanpa harus keluar ke waru dulu, sip sip sip!!! Perjalanan jadi super cepat! Kondisi jalan lengang sekaleee. Sampe deh di area keberangkatan domestik juanda airport. Tarfi taxi plus tol plus sedikit kembalian kami ikhlaskan ke sopir taxi yang ramah Rp. 90.000.

Senyum kami begitu mengembang, kami sempat saling memandang ketika turun dari taxi. Dan memutuskan untuk langsung segera masuk check in. Setelah melewati scanning dan check in di counter batavia air. Memilih seat di depan nempel jendela. Dapet seat 8E dan 8F. Bagasi 1 koper kecil, 9kg. Bayar Rp. 40.000/person untuk airport tax.

Setelah beres proses check-in, kami berkeliling dan duduk2 nyantai sambil breafkfast roti yang telah kita bawa dari rumah untuk menunggu waktu masuk. Yess!!! tiba jam keberangkatan pk. 08.30. Tidak delay sedetik pun!. Kami sudah berada di dalam cabin pesawat dengan full capacity, banyak anak kecil jadi suasana jadi riuh ramai.

Perjalanan ditempuh 40 menit. Landing... We are in Bali pk. 08.30 WITA. Buang hajat kecil terlebih dahulu sambil nunggu bagasi keluar. Minta ampuuunnn, seperti biasa toilet wanita super ngantri sampe 15 menit lamanya, fiiuuhhh.... Eh, bagasi juga tak kunjung keluar setelah aku dari toilet. Berhasil keluar akhirnya pk. 09.30. Mata kami langsung searching orang2 yang telah membawa selembar kertas bertuliskan nama kami. Yup! ketemu ketemu. Bersalaman dan berkenalan sejenak dengan sang sopir sekaligus owner dari tur bali, Pak Heru, seorang muslim
yang lagi menjalankan puasa kala itu, kemudian kami diantar mausk ke mobil Innova ^^

Perjalanan langsung ke pusat batik, kami melihat proses pembuatan batik. Hahahha kami disangka turis from China, Japan, Malaysia, Singapore, padahal tulen surobodjo. Setelah itu lanjut perjalanan ke Desa Celuk, pusat kerajinan perak. Wah... berdua aja, ngga rame, ngga ada turis2 lokal maupun asing lainnya. sebentar saja kami di sana. Kemudian perjalanan panjang ke Gunung Batur. Macet jalannya. Namun tidaklah sia-sia. Pemandangan luar biasaaa indahnya. Kami lunch buffet di restaurant Sari. Kondisi super rame dengan turis lokal maupun asing. Keren! kita makan sambil menikmati pemandangan yang luar biasa indahnya.

Kami sempat ditawari oleh Pak Heru untuk mampir ke pura, namun kami enggan deh. Kemudian perjalanan ke Pasar Sukawati, biasa belanjaaaa. Kami sempat membeli aneka aksesoris, baju2, celana pendek, daster, kain pantai, membeli juga mineral water sebagai pelepas dahaga yang menyegarkan. Totally around Rp. 450.000.

Waktu juga sudah menunjukkan pk. 18.00 WITA. Kami melanjutkan perjalanan ke Restaurant Canang Sari daerah Sanur. Wuihhh tempatnya super gedhe dan nyaman juga suasananya. Menu makanan kami super duper banyak dan besar. Sayangnya, kami tidak dapat menghabiskan semua makanannya karena kekenyangan :p

Selesai sudah acara tur kami, kami diantar ke Hotel Bakung Sari daerah Kuta untuk check-in. Ya... kami dapet kamar 309, di atas :( harus naik turun tangga donk. Tapi positifnya, fitness gratis hahaha. Kondisi kamar agak gelap penerangannya dengan desain khas Bali sekaleee. Tiap kamar ada balkon-nya, itulah yang membuat unik. Terdapat kamar mandi lengkap dengan bath tub, shower, wastafel, dan closet dengan warna pinky. Agak menyedihkan kondisi bathroomnya tapi masi bisalah kita terima hehe. AC-nya juga lumayan deh, TV-nya terdapat TV kabel dengan sedikit channel asing, kulkas yang lumayan buat bikin air es haha serta lemari pakaian plus jemuran :D

Kami langsung mandi, gerah banget seharian muter2. Kemudian turun ke bawah untuk berkeliling sambil membeli snack Taro dan air mineral di Mini Mart dekat hotel around Rp. 15.000. Kemudian balik kamar, istirahat, dan tiduuurrrr.....zzzzzzz

Selasa, 30 Agustus 2011
Bangun pagi pk. 06.15, mandi dan siap2. Breakfast di hotel, samping swimming pool, dengan menu american breakfast namun ala Indonesia wkwkwk... pilihannya, milih yaaa:
1. tea or coffee
2. egg (any style) plus ham or bacon
3. fruit or orange juice
4. fried rice or fired noodle or plain pancake with honey or 2 toast with jam+butter

Setelah mengisi perut, kami menunggu di lobby hotel untuk dijemput Pak Heru. Sebelumnya Pak Heru bertanya kepada kami apakah masih mau nambah barang oleh2 khas Bali? Bole Bole jawab kami. Kemudian kami dimampirkan Krisna Pusat Oleh-Oleh Khas Bali sekitar daerah hotel kami. Wow! Besar sekaleee. Jujur kami baru kali pertama masuk ke Krisna. Bis pariwisata berjejer2 dihalaman parkir juga mobil penuh sesak di parkiran. Aneka camilan khas Bali, seperti kacang, sale pisang, keripik2, dll hingga sovenir seperti aksesoris perak, baju2, cermin, key chain, dll bejibun deh :D. Kami juga ikutan membeli sana-sini totally around Rp. 130.000. Lumayan dapat 1 kupon undian, hehehe moga menang yaa. doain looo ^^

Setelah dari Krisna, kami meluncur ke Tanah Lot. Kondisi super rame. Kami menikmatui angin laut, pemandangan yang indah, serta deburan ombak yang kala itu lagi pasang. Foto2 tentu tidak kita lupakan. Mengitari Tanah Lot sampai sedetil2nya hingga kami puas dan selesai. Sempat kehausan dan beli air mineral Rp. 5.000.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Alas Kedaton, tempat para monyet2 yang jinak. Kami diantar pemandu cewek dengan busana khas Bali saat itu. Membeli kacang makanan monyet 2 bungkus Rp. 2.000. Kami berkesempatan mengasih monyet makan kacang namun dengan satu syarat, jangan sampai kita memegang si monyet karena monyet akan berpikiran kalo dia akan ditangkap oleh manusia, dan konsekuensinya cakaran monyet di tangan akan kita dapatkan. Hiks hiks hiks... aku kena itu sedikit cakaran monyet karena aku tak sadar memegangnya saat memberinya kacang, padahal ingin kuelus2 sebagai rasa kasihku. Dasar nyet-nyetttt!!!

Lanjut untuk lunch buffet again di Restauran Pacung. Sama kondisi juga rame. Pemandangan sawah yang indah dapat kita nikmati sambil menikmati menu buffet siang itu. Setelah itu, kita segera menuju ke Bedugul. Seperti biasa momen liburan, membuat jalanan Bali macettt!!! fiuuhhh membosankan sepanjang perjalanan.

Horeee sampai juga di Bedugul yang rame banget! Angin sejuk berhembus menyentuh kulit, enaknyaaaa... Kami berkeliling! Banyak penual strawberry di area sana. Foto2 tak lupa juga. Kami benar2 menikmati sejuknya udara bedugul.

Tak terasa waktu uda menunjukkan sore. Kami akan segera kembali ke hotel, namun sebelumnya makan malam dulu di Restaurant ikan bakar baruna daerah Kuta, dengan pemandangan sawah mungil di samping Resto. Jalanan lagi2 penuh sesak menuju hotel kami. Akhirnya sampai.

Kami bergegas mandi dan berencana untuk ke Kuta Square yang dapat ditempuh dengan jalan kaki dari hotel kami sekitar 10 menit. Wah... macettt!!! super rame suasananya. Mengelilingi sepanjang Kuta Square dan kami sempat membeli kaos Baby Milo kembar, warna putih dan hitam. Rp. 70.000/each juga membeli mineral water di circle K Rp. 5.000. Smapai di hotel kembali beli mineral water di Circle K depan hotel plus roti Rp. 15.000.

Lumayan sedikit puas tapi waktu uda menunjukkan malam. Kami kembali ke hotel, dan sleep!!!.

Rabu, 31 Agustus 2011
Hari ini free day, kami baru akan dijemput Pak Heru sore hari untuk dinner. Karena hari ini adalah hari Lebaran bagi Pak Heru. Setelah breakfast di hotel, sempet foto2 di taman hotel kemudian kita dengan riang ke Kuta Beach. Kami memakai baju kembar Baby Milo donk yang telah kita beli kemarin hehehe. Cuaca amat sangat panas. Luckily kita bawa topi dan sunglasses, namun sayangnya lupa bawa sunblock. Tuh si Tom celana pendeknya basah separuh gara2 asik main di pinggir pantai, etrkena deburan ombak.

Kita penasaran dengan Discpvery Shopping Mall. Begitu buka langsung serbuuu... namun hati menciut karena mall-nya jauh bagusnya dari Surabaya hahaha... (yaa iyalah). Namun cukup komplit, terdapat aneka ATM, keris, sogo, centro, dll. Lunch di Domino Pizza Rp. 130.000. Setelah puas mengitari mall, kaki ini tak lelah untuk terus melangkah. Kembali mengitari Kuta Beach yang telah ramai sekali di siang hari yang panas. Kami menikmati sekali, melihat para bule ikut surfing school, sunbathing, dan itu membuat kulit kami berdua gosonggg!

Cukup! kita pulang sambil sebelumnya mampir Circle K untuk membeli air mineral Rp. 5.000. Sampai hotel masih pk. 14.00 WITA. Kita beristirahat dan sempat tidur sejenak.

Sorenya kita sudah siap, namun Pak Heru sempat memberi kabar melalui SMS kalau penjemputana akna terlambat karena kondisi jalan super macet. Rencana dinner di Jimbaran batal deh, dan diganti dengan nasi bigul di sekitar hotel. Karena bagi kami waktu masih sore usai dinner, kita lanjut kembali ke Kuta Sqare. Berkeliling lagi hingga super puas dan kembali masuk ke Discover shopping Mall di malam hari. Menikmati deburan ombak Kuta Beach dari belakang Discovery Mall. Rame sekali suasana malam itu dan dinner lanjutan di Burger King Rp. 55.000. Pulang timee...

Kembali ke hotel dan tidurrrr....

Kamis, 1 September 2011
Tak terasa ini adalah terakhir kami liburan di Bali for this time hiks hiks. Seperti biasa mengisi perut dengan breakfast di hotel. Kemudian menunggu jemputan Pak Heru dan check out hotel. Bagusnya nih hotel, paginya kita mendapat surat dari bawah pintu reminder check out.

Perjalanan menuju ke Tanjung Benoa. Untung kita datengnya masih pagi sekitar pk. 10.00. Gitu aja sudah cukup rame. Kita langsung diarahkan sang pemandu dengan disodori daftar aneka pemainan. Karena kita tidak bawa baju karena uda dipacking dalam koper persiapan balik Surabaya. Akhirnya dengan melipat celana panjang, kita memilih turtle island plus glass boat saja. Harga yang ditawarkan tinggi sekali walau kita turis domestik. Maklum high season. Namun tentu saja kita menawarnya dan dapat Rp. 300.000 for 2 person.

Karena suasana yang rame, boat kami digabung dengan bapak-ibu India. Di tengah perjalanan, boat kami berhenti untuk melihat indahnya pemandangan dan ikat di bawah laut dari glass boat yang kami tumpangi sambil memberinya makan roti tawar. Kemudian lanjut perjalanan ke turtle island.

Di sana sama saja, dimana-mana rame dan penuh sesak. Kami berkeliling dengan suguhan penyu, anak penyu, bayi penyu, aneka burung, ular, kelelawar, dll aneka binatang. Bis ajuga foto2 di sana dan itu tidaklah kami lewatkan (dasar narsisss...) Setelah selesai berkeliling, istirahat sejenak sambil menikmati coconut Rp. 20.000 dan sumbangan untuk makan penyu Rp. 10.000. Kami diarahkan untuk kembali karena boat kami sudah menunggu. Selesai sudah perjalanan kami ke turtle island.

Namun kami masih belum beranjak dari Tanjung Benoa. Menikmati orang bermain dan pantai yang indah serta cuaca panas yang mendukung plus angin yang bertiup kencang. Kaki bercampur pasir menambah keriangan kami bermain-main di Tanjung Benoa. Sudah cukup bagi kami! Kami beranjak keluar. Oh oh, mobil kami terjepit hingga menunggu sekian lama dan yihay akhirnya bisa terbebas hehe... Ternyata siang hari sudah semakin ramai saja nih!

Kemudian kita langsung meluncur ke Uluwatu. Seumur2 ke Bali belum pernah singgah ke Uluwatu. Lucu juga, sebelum kami masuk, kami diwajibkan memakai kain/ikan pinggang dari kain berwarna-warni terlebih dahulu. Begitu masuk, wah!!! Langsung disambut oleh monyet2 namun liar dan nakal. Banyak turis2 yang memegang ranting pohon untuk menghalau para monyet yang super nekat. Beberapa barang milik turis seperti kaca mata, kain, kresek, dll dirampas oleh si monyet. Walaupun pada akhirnya dikembalikan setelah dirayu dengan aneka makanan, namun kondisi barang sudah rusak bahkan parah. Fortunately, barang kami tidak sampai kena ke tangan si nyemott hehehe... Tom uda ketar-ketir aja, selalu memegangi kaca mata minusnya. Wah bisa berabe kalo sampe dirampas :p. Selain itu, kita juga bisa menikmati deburan ombak dari atas tebing, tentunya dengan pemandangan yang indah. Memang Bali adalah surga pantai.

Okie, selesai sudah program kami di Bali. Saatnya kembali ke Surabaya. Sebelum kami diantarkan kembali ke Ngurah Rai airport, kami mampir terlebih dahulu di Warung Satria untuk lunch.

Sesampai di airport, kami langsung check in saja. Bengkak bagasi menjadi 1 koper plus 1 travel bag dengan total berat 16kg. Ternyata pesawat kami delay 1 jam dari pk. 17.05 hingga pk. 18.00. Suasana airport riuh ramai bak pasar hehe. Kami menghabiskan waktu dengan mengelilingi airport dan membeli beberapa kacang plus pie, total sekitar Rp. 150.000. Ting tong!!! pengumuman lagi. delay lagi. fiuh total delay 2 jam. Dalam hati sih sudah terlanjur delay sekalian aja delay 4 jam, supaya dapat kontribusi duit Rp. 300.000 hehehehe.... Akhirnya pesawat kami tiba dan take off pk. 19.00 WITA. Sama dengan waktu berangkat, pesawat penuh sesak. AC bahkan sampai tak terasa. Hehehe maklumlah lagi liburan. Landing sempurna di Juanda airport pk. 19.00 WIB, ngantri bagasi, pesen taxi.

Kami sudah berada dalam taxi prima. Ongkos taxi plus tol plus tips driver dari uang kembalian tol total Rp. 112.000. Sampai deh di depan pagar rumah. Buka pagar, buka pintu, dan usai sudah liburan kami ke Bali.

Walau capek karena banyak jalan, walau gosong karena banyak aktivitas di luar, walau sumpek karena dimana-mana ngantri dan rame, penuh sesak. Namun kami benar-benar menikmatinya :D


Photobucket

2 komentar:

Merliza at: Rabu, September 07, 2011 7:58:00 PM mengatakan...

menyenangkan sekali liburan pertama di lebaran pertama sebagai istri.. terbang ke bali :( jadi ngiri :((

Ratna at: Minggu, September 18, 2011 12:34:00 PM mengatakan...

hehhe thanks ya, salam kenal juga