Viewers

Iklan TV Rokok

Selasa, Desember 22, 2009

Iklan layaknya sebuah senjata bagi perusahaan dalam menancapkan brand awareness ke masyarakat juga upayanya memenangkan persaingan yang ada. Bahkan adanya persaingan yang ketat, menimbulkan ads war.

Iklan memang dipandang perlu sih, untuk mengedukasi masyarakat, mem-persuasi masyarakat, selalu mengingatkan produk yang bersangkutan ke masyarakat, sehingga mempertahankan customer yang ada dan dapat menjaring customer yang baru lagi..

Namun bagi industri rokok, perlu adanya kaidah atau peraturan dalam beriklan. Hal ini telah diatur oleh pemerintahan Indonesia. Oleh karena itu perusahaan rokok seperti produk djarum black, djarum black menthol, dan djarum black slimz, juga harus memenuhi kaidah beriklan kategori industri rokok di Indonesia.

Salah satu hal yang mendasar adalah pada setiap kemasan produk rokok harus terdapat peringatan yang dicantumkan, berbunyi: “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin”.

Selain hal tersebut, iklan rokok tidak boleh menampilkan produk rokoknya, sehingga membuat perusahaan rokok harus jeli mengamati target marketnya dan kreatif dalam beriklan jadi dapat dimengerti oleh masyarakatnya dan tepat sasaran. Juga tidak bole dalam iklan, menayangkan aktivitas merokok dan hal2 yang berkaitan dengan rokok.

Iklan rokok di televisi tidak boleh pada jam2 siang atau prime time di mana banyak anak kecil dengan usia yang belum cukup (di bawah 17 tahun) yang menonton tv. Iklannya harus malam, yaitu jam 21.30 ke atas sampai subuh begituu.

Sulittt juga ya, otomatis perusahaan rokok harus benar2 kreatif!. Produk besutan Djarum memang kreatif dalam beriklan!. Pas banget dengan taste dan target marketnya...


Photobucket

0 komentar: