Rencana Pembangunan Pasar Turi

Senin, Desember 22, 2008
Mungkin bagi sebagian orang yang mempunyai hubungan dengan bangunan Pasar Turi, masih teringat jelas kejadian kebakaran hebat Pasar Turi selama 2 hari, sekitar 1,5 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 27 Juli 2007. Namun hingga saat ini, bangunan Pasar Turi masih mangkrak. Namun masih tetap dilakukan upaya-upaya untuk membangun kembali Pasar Turi tersebut.

PT. Graha Nandi Sampoerna merupakan investor yang berminat untuk membangun kembali Pasar Turi. PT Graha Nandi Sampoerna berencana Pasar Turi nantinya akan dibangun menjadi 6 lantai, di mana pengerjaan pembangunan itu dilakukan secara bertahap. Tahap awal, dibangun lantai 1-3 untuk pedagang lama, kemudian di tahap kedua, pembangunan lantai 4-6 untuk pedagang baru. 6 lantai tersebut nantinya diperkirakan akan dapat menampung sekitar 6.000 pedagang.

Pertanyaannya sekarang, bagaimanakah anggaran untuk membangun tersebut? Anggaran untuk membangun induk pasar tersebut kurang lebih memakan Rp. 1 Triliun. Rencanya, anggarab sebesar Rp. 1 Triliu itu tidak sepenuhnya ditanggung oleh investor, sebanyak Rp. 500 juta akan ditanggung oleh investor, PT. Graha Nandi Sampoerna, kemudian sisanya akan ditanggung oleh BRI, Pemerintah Pusat, Pemprov, dan Pemkot. Berdasarkan informasi JawaPos, Pemerintah Pusat hanya menyumbang sebanyak Rp. 6 M, Pemprov dan pemkot urunan sebesar Rp. 25 M.

Sekretaris Tim Pemulihan Pasca Kebakaran Pasar Turi (Kemas A. Chalim) mengatakan bahwa keputusan apakah pembangunan Pasar Turi ini dilakukan oleh investor atau tidak, diserahkan ke Pemkot, keputusannya ada di tangan Walikota.

Para pedagang berpendapat, bahwa mereka tidak mempermasalahkan konsep investor, yang terpenting adalah harga stannya nanti terjangkau.

Sumber : Jawa Pos, 22 Desember 2008

0 komentar: