Viewers

setahun kebakaran pasar turi

Senin, Juli 21, 2008
Gimana semua masi inget dengan kejadian kebakaran hebat di Pasar Turi Surabaya, setahun yg lalu, tepatnya tgl 26 Juli 2008. Dikatakan kebakaran hebat karena api mampu meluluhlantakkan separuh stan lebih yg ada di dalam bangunan Pasar Turi en akhirnya api dapat berhasil dipadamkan dengan waktu yg cukup lama, yaitu 2 hari.



Masi inget jelas dalam benakku, gimana kejadian pada waktu itu. Panik, saling tangis-menangis,
berlarian ke sana kemari menyelamatkan barang2 dagangannya, dll. Gue liat sampe kagak tega gitchu karena Pasar Turi merupakan tempat bernaung hidup para pedagang dalam mecari nafkah en mencukupi kebutuhan keluarganya. Dalam benakku saat itu, apa jadinya kedepannya?? Gimana mereka mencari uangnya? Di mana mereka berdagang lagi? Apakah mereka mampu membeli ke tempat berdagang lainnya (PGS, JMP, ITC)? Karena rata2 di antara pedagang tersebut, telah lama berdagang di Pasar Turi selama berpuluh2 tahun.

Kini ini tak terasa sudah setahun kejadian itu. So...gimana nasib para pedagang? Berikut sekilas tentang pasar turi saat ini, di mana kudapatkan dari Jawapos, 21 Juli 2008, Halaman 29:

Jumlah stan sebelum kebakaran: 5.017
Stan yang terbakar: 2.780
Jumlah pedagang seluruhnya: 3.608

Kondisi terakhir pedagang:
Bertahan di bangunan Pasar Turi tahap I, II: 508 pedagang
Perincian:
Sisi Timur: 160 pedagang
Sisi Tengah: 160 pedagang
Sisi Barat: 125 pedagang
Lantai I: 18 pedaganga
Lantai II: 45 pedagang

Pindah tempat di ITC, PGS, dan JMP: 2.200 pedagang

Tidak membuka usaha lagi: 900 pedagang
Kondisinya:
-. Pengangguran
-. Ada yang stress, ada yg pernah mencoba membakar diri
-. Jadi TKI.

Itulah keadaan dan kondisi para pedagang kini. Ada yang dapat bangkit lagi, namun juga banyak pula yg kini kondisinya menyedihkan. En yg pasti kondisi ekonomi mereka pasti terganggu.

Kita hanya dapat memberi semangat. Come on para pedagang, mari kita bangkit bersama-sama. Masi banyak cara untuk mencari nafkah, tidak hanya di Pasar Turi saja. Jangan berputus asa. Tak apa, hilang customer 1, pasti ntar dateng beribu2 customer lagi.


0 komentar: