festival buddhist

Senin, Juni 30, 2008
Hari sabtu kemaren, tepat e tgl 28 june 2008, kita (TR) pergi ke SPI untuk menyaksikan festival seni budaya Buddhist 2008. festival buddhis ini dulunya pernah juga di selenggarakan, jadi taon ini kali keduanya.

Kita ke sana sekitar at 17.00, setelah beli tiket denagn 5 ribu perak setiap orangnya, kita juga dapet buku panduan mengenai apa aja yang ada dalam festival tersebut.



Begitu nyerahin tiket masuk ke petugas, kita lewat lorong, dengan arsitektur candi. Ternyaa banyak juga waktu itu pengunjungnya, bisa juga dikatakan ramai. Panitia di sebar di seluruh ruangan guna mempermudah pengunjung, dengan sikap yg ramah dan anjali kepada para tamu. Begitu masuk, kita langsung dapat menyaksikan diorama perjalanan Buddha, hingga parinibbananya dan sisi jasad sang budha (relik). Begitu apik tertata di diorama denagn ada tulisan panduan mengenai cerita masing2 diorama. Jumlah diorama tersebut ada 45 peristiwa, di mana diakhiri dengan konsili Buddhist pertama. Hal tsb merupakan sejarah awal penulisan ajaran Buddha dhamma dan sejarah munculnya kitab suci Buddha, yi tripitaka.

Kemudian kita lanjutkan perjalanan dengan melewati miniature candi mendut. Kemudian terdapat patung Buddha tidur yg konon katanya panjangnya mencapai 21m dengan tingginya 6m. wah gedhe buanget, sampai kita mau ambil pose fotonya sulit. Juga ada penyalaan pelita (lilin beebentuk teratai yg ditaruh dalam wadah gelas), di letakkan mengelilingi patung Buddha tidur tsb. Di sini jg ada pula berbagai perputaran film mengenai sejarah perkembangan Buddha, tentang tripitaka, dll.




Setelah itu, kami meneruskan perjalanan lagi. Di bagian ini, kami melihat miniatur tugu ashoka. Pada tugu ini terdapat tulisan ” barang siapa menghina agama orang lain, sesungguhnya dia menghina agamanya sendiri ”. Terus juga ada miniatur taman rusa isipatana, ada rusanya, juga ada sang budha yg sedang membabarkan dhamma kepada 5 orang murid pertamanya. Terus pada bagian ini ada sebuah dome hitam yg terletak di atas panggung. Penasaran apa isinya. Kita lihat banyak orang ngantri untuk masuk yg dibatasi sekali masuk untuk 15 orang. Ya uda, akhirnya kita juga ikut ngantri.



Kriet2 suaranya begitu kita berdiri dan berjalan di atas panggung tersebut. Setelah kita masuk dome tersebut, wow takjub. Indaaah banget, kita seakan berdiri di luar angkasa dengan dekor angkasa yang sulfur, kemudian lantai yg tembus pandang, di mana di bawah lantai terdapat benda2 angkasa. Di dalam dome, semuanya diajak hening, duduk bersila. Bermeditasi, merasakan udara sekitar serta nafas kita. Ya...kurang lebih 10 menit. Lumayan kita kembali rileks.



Next, masih lanjut nich perjalanan. Kita menuju bagian lain. Yaitu terdapat beberapa tulisan yg ditempel di dinding mengenai ajaran buddha. Terus kita juga melewati lukisan yang saking panjangnya, konon ribet waktu pemasangannya, en akhirnya di letakkan dilantai. Lukisan tersebut panjaaaannng banget en dilukis menggunakan asli tinta cina.
Terus begitu selesai dari bagian ini, di sebelah kanan ruangan ada ruang puja relik dan meditasi. Karena kami lihat hanya 2 orang yg ada di dalam ruangan en waktu itu juga di jadwal sedang tidak ada acara dalam ruangan tsb, akhirnya kami lewat aja.
Terus menyusuri en akhirnya kita masuk pada bagian ruang budaya en ritual. Di sini, kita dapat melihat budaya en ritual masing2 aliran (mahayana, tantrayana, dll) seperti jubah biku, penyusunan altar, peralatan altar, dan rupang buddha. Terus ada pula komunitas2 buddhis indonesia. Kita akhirnya bisa melihat apa aja tentang buddhist en aliran2nya, serta pula yg internasional (srilangka, thailand) dengan viharanya masing2. yg bikin kita tertarik, ada sebuah vihara di srilangka yang terdapat di dalam goa. Wow..indah banget dari fotonya. Terus kita juga menjumpai seorang biku dari thailand asli yg sgt fasih berindonesia, yg menceritakan ttg budha en juga aktivitas sehari2nya, bisa menjahit lo.





Terus akhirnya perjalanan kita diakhiri dengan bisnis para budhist, seperti aneka masakan vegetarian, en pernak-pernik altar sembahyangan, buku2, vcd, dll.
Kita kesengsem ama boneka imut dari kayu. Orangnya asli bandung, akhirnya kita beli 3 Rp 20.000, so cute.

Ya, kita hepi banget bisa nyaksikan nich festival. Karena jarang2 en pas juga ada di surabaya. Kita bisa lebih mengenal apa itu budha en banyak banget pokok e yang dapat kita lihat en pelajari. Rekor...kita masuk pameran festival budhist ini, hampir 3 jam lo. Pokok e T.O.P..B.G.T

The end.

0 komentar: